Menu Utama

Janji Pakatan Harapan persis janji Syaitan dan Dajjal.

oleh Kang Nasir

Dalam Pelancaran MoneyFestoo #PRU14 Pakatan Harapan yang disaksikan secara live di FB.
“MEMBINA NEGARA , MEMENUHI HARAPAN”

Jika dilihat dari pandangan NAFSU, janji mereka seperti syurga itu kita yang punya. Janji mereka persis janji-janji iblis dan dajjal yang diceritakan dalam Quran dan Hadis. Jika dilihat dari pandangan #MataHati dan pandangan golongan orang yang beriman. Janji mereka itu janji Iblis dan Dajjal.

Terlalu banyak peringatan Allah dalam Quran kehidupan kemegahan Dunia yang dibanggakan itu melalaikan.
“Kehidupan dunia (dan kemewahannya) diperhiaskan (dan dijadikan amat indah) pada (pandangan) orang-orang kafir, sehingga mereka (berlagak sombong dan) memandang rendah kepada orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa (dengan imannya) lebih tinggi (martabatnya) daripada mereka (yang kafir itu) pada hari kiamat kelak. Dan (ingatlah), Allah memberi rezeki kepada sesiapa yang dikehendakiNya dengan tidak terkira (menurut undang-undang peraturanNya).”
(Al-Baqarah : ayat 212)

Disebabkan NAFSU yang cenderung pada kepentingan dunia itulah punca #PakLebai yang Tahfiz sekalipun tak kenal dosa pahala dan tak kenal kezaliman menzalimi diri sendiri. Inikan kita apatah lagi #CaiDAP?

“Dan Kami jadikan (sifat tamak dan gila mereka kepada harta benda dan pangkat itu sebagai) sekatan (yang menghalang mereka daripada memandang kepada keburukan dan kesingkatan masa dunia yang ada) di hadapan mereka, dan sekatan (yang menghalang mereka daripada memikirkan azab yang ada) di belakang mereka (pada hari kiamat). lalu Kami tutup pandangan mereka; maka dengan itu, mereka tidak dapat melihat (jalan yang benar).”
(Yaa Siin : ayat 9)

Jika benar kita beriman kepada Allah kita tidak mudah diperdaya oleh setan dajjal dap dan tentera iblis ternakan mereka konon kesenangan itu dari usaha mereka. Itu namanya Janji setan.

“Wahai umat manusia, sesungguhnya janji Allah (membalas amal kamu) adalah benar; maka janganlah kamu diperdayakan oleh kemewahan hidup di dunia, dan janganlah Syaitan yang menjadi sebesar-besar penipu itu berpeluang menyebabkan kamu terpedaya dengan (kemurahan) Allah (lalu kamu lalai dan menderhaka). Sesungguhnya Syaitan adalah musuh bagi kamu, maka jadikanlah dia musuh (yang mesti dijauhi tipu dayanya); sebenarnya dia hanyalah mengajak golongannya supaya menjadi dari penduduk neraka.”
(Faatir : ayat 5-6)

Sebab itulah saya menyeru dari dulu. Mintalah PakLebai politik dan PakWahab belajar dan mengajar ILMU #TASAWUF. Jika mereka sendiri tak kenal redha Allah mana mungkin umat islam kenal manfaatnya islam untuk kebaikan diri. Jika itu dianggap susah saya juga menyeru minta mereka belajar dan mengajar RUKUN IMAN yang terakhir. Agar mereka percaya dan beriman kepada Qada dan Qadar. Kerana ramai yang tidak REDHA dengan Qada dan Qadar lah maka terciptanya fitnah dari mereka. Sedangkan. Bahagian kita masing-masing itu Allah sudah tetapkan ketentuan dalam Qada dan Qadar.

“Allah memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya, dan Ia juga yang menyempitkannya. Dan mereka (yang ingkar): bergembira dengan kehidupan dunia, sedang kehidupan dunia itu tidak lain, hanyalah kesenangan yang kecil dan tidak, kekal berbanding dengan kesenangan hari akhirat.”
(Ar-Ra’d : ayat 26)

Jika Nafsu yang dituruti itu pun sudah cukup untuk menghumban diri keneraka inikan pula ikut iblis dajjal DAP dan bala tenteranya setan-setan RBA yang menghasut ikut sama mereka terjun ke Neraka?

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda: “Neraka dilingkari oleh hal-hal yang menarik hawa nafsu sedangkan syurga dilingkari oleh hal-hal yang tidak disenangi.”
(Hadis Riwayat: al-Bukhari)

Daripada kita sebuk mencaci mencela ikut suruhan dajjal dengan memfitnah mencaci mencela memburu dunia lebih baik kita menghafal dan membaca sepuluh ayat pertama surah Al-Kahfi.
ﻭَﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﻓِﺘْﻨَﺘِﻪِ ﺃَﻥَّ ﻣَﻌَﻪُ ﺟَﻨَّﺔً ﻭَﻧَﺎﺭًﺍ ﻓَﻨَﺎﺭُﻩُ ﺟَﻨَّﺔٌ ﻭَﺟَﻨَّﺘُﻪُ ﻧَﺎﺭٌ
ﻓَﻤَﻦْ ﺍﺑْﺘُﻠِﻲَ ﺑِﻨَﺎﺭِﻩِ ﻓَﻠْﻴَﺴْﺘَﻐِﺚْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻟْﻴَﻘْﺮَﺃْ ﻓَﻮَﺍﺗِﺢَ ﺍﻟْﻜَﻬْﻒِ
“Di antara fitnah-fitnah (Ad-Dajjal) adalah, bahwa bersamanya ada surga dan neraka. Padahal sesungguhnya nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Barangsiapa mendapatkan cobaan dengan nerakanya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dan hendaklah ia membaca ayat-ayat di awal surah Al Kahfi.”
(HR Ibnu Majah – Shahih)






Leave a Reply