Menu Utama

4,392 Muka Surat Penghakiman Bertulis Sahkan Jokowi Sebagai Presiden Indonesia

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (Perlembagaan) Indonesia sebentar tadi memutuskan keputusan Pilihan Raya Umum Presiden Indonesia 2014 yang memenangkan pasangan Jokowi – Mohd Hatta adalah sah dan tiada sebab mereka perlu mengarahkan pemilihan semula atau memberi kemenangan kepada pasangan Probowo-Hatta.

Panel 9 hakim menolak yang diketuai oleh Hamdan Zoelva sebulat suara menolak semua bantahan yang diajukan oleh Prabowo-Hatta.

“Kami sepakat menolak,” ucap Hamdan Zoelva sambil mengetuk palu sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, sebentar tadi.

“Kesepakatan diambil pada Kamis 21 Agustus 2-014 pukul 20.44 WIB oleh 9 hakim konstitusi,” ucap Hamdan selepas panel hakim selesai 300 muka surat kesimpulan penghakiman daripada lebih 4, 392 helaian muka surat penghakiman yang telah ditulis.

Dalam pertimbangannya, Mahkamah Konstitusi (MK) menjelaskan mengenai beberapa hal yang dipersoalkan kubu Prabowo-Hatta dalam bantahannya. Di antaranya, ialah soal Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yang sah dalam Pilpres 2014.

MK menilai, DPKTb sah secara hukum. Kesahihan payung hukum DPKTb tertuang dalam UUD 1945, Putusan MK No 102 Tahun 2009 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4, Nomor 9 dan Nomor 19 yang mengatur tentang Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb).

Selain itu, dalam pertimbangan MK juga terungkap, dalil pemohon yang mempersoalkan adanya pengurangan suara pasangan calon nombor 1 Prabowo-Hatta tidak terbukti. Mahkamah menjelaskan, dari persidangan yang dilakukan, mulai mendengarkan keterangan saksi sampai pemeriksaan alat bukti, tidak ada satupun yang mengajukan bukti jelas terdapat proses menggandakan undi.

Namun soal pembongkaran kotak undi yang dilakukan KPU dan dipermasalahkan oleh kubu Prabowo-Hatta dinyatakan melanggar aturan oleh MK. Hanya saja, aduan tersebut dinilai salah sasaran. Sebab yang berwenang menyidangnya adalah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva mengungkapkan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 mencapai 4.392 halaman.






2 Komen to 4,392 Muka Surat Penghakiman Bertulis Sahkan Jokowi Sebagai Presiden Indonesia

  1. […] From: MYKMU.NET: DEMI SEBUAH PERJUANGAN: 4,392 Muka Surat Penghakiman Bertulis Sahkan Jokowi Sebagai Presi… […]

  2. alimedanbaru says:

    BAGUS JUGAK MAHKAMAH DI iNDONESIA
    cepat, berkesan
    dan selamatkan negara terus dalam kepanasan politik
    siap dan keluar keputusan
    SELESAI
    agaknya kalau di negara ini dengan hampir 4,400 muka surat tu
    setahun malah agaknya bertahun-tahun pejabat Peguam Negara nak semak
    seayat seayat, sebaris-sebaris
    alahaiiii

Leave a Reply

Threesome